Rabu, 28 Juni 2017

Kenali Berbagai Metode Diet Karbohidrat Ini


Hidup yang sehat, tentu berawal dari apa yang kita makan. 

Karenanya, kita harus bijak dalam menentukan makanan apa yang akan dimakan. 

Orang berlomba-lomba untuk melakukan berbagai macam diet agar bisa memiliki hidup yang sehat, bahkan ada juga yang ingin menurunkan berat badan. 

Memilliki bentuk dan berat badan ideal sering kali menjadi tuntutan bagi beberapa orang. 

Sayangnya, keterbatasan waktu sering kali menjadi alasan orang untuk bisa memiki pola makan yang sehat. 

Padahal banyak orang menggunakan jasa catering Jakarta agar tetap bisa melakukan berbagai macam diet meskipun tidak memiliki waktu yang cukup untuk memasaknya sendiri.

Sebelum menentukan diet seperti apa yang akan Anda lakukan, tentu Anda harus mengenal berbagai macam jenis metodenya terlebih dahulu. 

Salah satu diet yang cukup sering dilakukan adalah dengan mengurangi konsumsi karbohidrat yang terbagi dalam beberapa jenis.

Diet paleo
Pola makan jenis ini menghindari konsumsi karbohidrat dari gula dan tepung olahan. 

Makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang mengikuti pola bagaimana nenek moyang kita di zaman dahulu makan. 

Karena itu, jenis makanan yang dikonsumsi hanya daging, telur ikan dan makanan laut, sayur dan buah, serta umbi-umbian. 

Diet ini tidak mengurangi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh, hanya saja menyeleksi makanan apa saja yang boleh dimakan.

Diet Mediterania
Sebagaimana para penduduk Yunani hidup di peradaban Mediterania di kisaran abad ke-20, mereka lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan bahkan sampai sembilan porsi setiap harinya. 

Diet jenis ini selain mengutamakan konsumsi sayur dan buah, juga mencari sumber protein dari ikan dan telur dan tidak mengonsumsi makanan olahan karbohidrat seperti gandum, tepung dan nasi. 

Mereka juga diketahui jarang mengonsumsi daging merah dan susu. 

Prinsip utamanya adalah mengganti lemak yang biasa dikonsumsi dengan lemak baik dan sehat bukan mengurangi jumlah lemaknya. 

Contoh makanan yang merupakan sumber lemak sehat adalah kacang-kacangan.

Diet ketogenik
Jenis diet seperti ini cenderung seimbang karena tetap makan berbagai sumber nutrisi namun lebih banyak mengonsumsi lemak dan mengurangi jumlah asupan karbohidrat. 

Konsumsi lemak normal adalah sekitar 20 sampai 30 persen, sedangkan diet ketogenik menganjurkan asupan lemak mencapai 60 sampai 70 persen. 

Kadar asupan karbohidrat dapat ditoleransi hingga 50 gram per hari atau kurang lebih setara dengan 200 gram nasi. 

Selain itu disertai juga dengan jenis makanan seperti ikan, daging, telur, sayuran dan buah. 

Konsumsi lemak hanya dari daging dan olahan susu, dan menghindari lemak dari makanan yang digoreng. 

Diet ini bertujuan untuk membuat tubuh mengalami kondisi ketosis di mana tubuh tidak menggunakan karbohidrat dari makanan untuk menghasilkan energi. 

Energi didapatkan dengan menggunakan lemak cadangan dalam tubuh sehingga diet jenis ini dinilai lebih efektif dalam menurunkan berat badan.

Diet Atkins
Ini adalah jenis diet dengan mengurangi kadar karbohidrat hingga hanya sekitar 20 gram per hari. 

Namun tidak ada batasan untuk konsumsi protein dan lemak. 

Uniknya dari diet atkins ini adalah fase asupan yang semakin hari semakin menambahkan asupan karbohidrat sedikit demi sedikit dengan mengganti perlahan sumber karbohidrat dengan kacang-kacangan, sayur, dan buah sampai tubuh terbiasa dengan sumber karbohidrat yang lebih sehat. 

Diet atkins ini juga bisa dilakukan oleh seorang vegetarian dengan konsumsi gluten, kacang kedelai, kacang, dan minyak nabati.

Diet zero carb
Sesuai dengan namanya, diet ini tidak mengonsumsi karbohidrat sedikitpun. Selain dari makanan pokok, juga dari makanan lain yang mengandung karbohidrat seperti susu, yogurt dan telur. 

Jenis diet ini tidak melarang Anda untuk tidak mengonsumsi daging, malah sebaliknya diet ini hanya mengonsumsi daging, termasuk juga jeroannya. 

Makanan yang berasal dari tumbuhan juga benar-benar dilarang dengan ketat dalam diet ini.

0 komentar:

Posting Komentar