Jumat, 03 Februari 2017

Turis Spanyol Ketagihan Kuliner Makassar


Memiliki Ide bagus untuk mempromosi tentang Indonesia terus dilakukan di berbagai belahan dunia. 

Kali ini, kuliner Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi menu khusus yang hadir di Kedutaan Besar Indonesia di Madrid, Spanyol. 

Menu sajian yang disajikan itu diantaranya coto makassar, nasi kuning bugis, ikan masak kuning palumara, ayam goreng bugis, konro bakar, urap, kroket daging, dan terong bakar, sebagaimana dinyatakan Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso, di Madrid, belum lama ini. 

Acara jamuan akhir pekan itu ditutup oleh segarnya es palu butung dan secangkir kopi kalosi dari Tana Toraja yang disiapkan Chef Timoty Rahmat dan Ronald Silvano dari International University Liason Indonesia (IULI), Jakarta. 

Yuli mengatakan, dalam promosi sajian masakan bertema "Malam Makassar" itu dipilih, karena pada abad ke-15, Makassar mempunyai hubungan dagang dengan pedagang Spanyol sehingga terdapat banyak titik temu sejarah antara Makassar dan Spanyol. 

Pada masa kini, promosi dan meniti kembali masa-masa pertemuan sejarah Makassar dan Spanyol itu juga untuk meningkatkan jumlah wisatawan Spanyol ke Indonesia. 

Jamuan Santap Malam Makassar yang diadakan di Hotel Intercontinental Madrid ini, diawali persembahan tari kipas anging mamiri oleh pelajar Indonesia di Madrid yang tergabung dalam PPI Madrid. 

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengapresiasi kegiatan KBRI di Madrid. Menurutnya, selain mengenalkan budaya dan kuliner khas Makassar, KBRI juga mempromosikan Indonesia kepada dunia internasional. 

“Kita senang sekali budaya dan makanan Makassar semakin ‘go international’. 

Saya berharap semakin banyak KBRI yang membuat acara semacam ini. Bukan hanya budaya Makassar tapi budaya lain juga harus diperkenalkan,” pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar