Jumat, 03 Februari 2017

Petinggi Madrid dan Masyarakatnya Menyukai kuliner Makassar


Sajian kuliner Makassar dalam Jamuan Santap Malam Gastronomi Indonesia yang digelar KBRI Madrid, Spanyol, akhir pekan lalu mendapat pujian dari masyarakat setempat. 

Yuli Mumpuni Widarso selaku Dubes RI Madrid, Senin (30/1) mengatakan acara jamuan yang digelar di Hotel Intercontinental Madrid menghidangkan menu tradisional dari Makassar seperti konro bakar, coto Makassar, nasi kuning Bugis, Ikan masak kuning Palumara, ayam goreng Bugis, ditutup dengan Es Palubutung dan secangkir kopi Kalosi Toraja. 

"Acara ini sebagai upaya mempromosikan kuliner Indonesia khususnya dari Makasar kepada masyarakat Spanyol," katanya.

Promosi kuliner dengan tema Malam Makassar itu karena ada benang merah antara pedagang Makassar dengan Spanyol sehingga terdapat banyak titik temu sejarah antara Makassar dan Spanyol, tepatnya pada abad ke 15. 

Jamuan yang disajikam Chef Timoty Agus Rahmat dan Ronald Silvano dari International University Liason Indonesia (IULI)Jakarta dihadiri perwakilan PBB bidang pariwisata UNWTO diantaranya Direktur Eksekutif UNWTO, Marcio Favilla de Luca, Direktur Asia Pasifik UNWTO, Xu Jing. 

Turun hadir pada malam itu Presiden Real Academia de Gastronomia Espana Rafael Anson dan Presiden Associacione Turismo de Madrid Javier Gomez Navarra, pimpinan industri pariwisata, perhotelan dan penerbangan serta lembaga pendidikan pariwisata dan media massa Spanyol maupun para dubes negara sahabat. 

Acara diawali dengan persembahan Tari Kipas Angin Mamiri oleh pelajar Indonesia di Madrid yang tergabung dalam PPI Madrid. Warna warni sutra Makassar juga ikut ditampilkan seluruh personil KBRI Madrid.

Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan prosesi Pengantin Bugis tradisional, lengkap dengan Payung Lelung segi empat keemasan, dan Tari Sedenreng yang dibawakan diaspora Indonesia di Madrid.

Dr. Marcio Favilla de Luca mengatakan kekagumannya, mulai dari rangkaian acara, penari dan makanan yang menggugah selera. 

Sementara Alberto, produser Atrevida Film yang membuat film dokumenter tentang hubungan Kerajaan Spanyol dan Kesultanan Ternate abad 15, merasa benar-benar diajak berkunjung ke Indonesia, ke Makassar. 

"Luar Biasa, sangat meriah dan menarik," imbuhnya. Pernyataan sama juga disampaikan Javier Gomez Navarra Dubes dan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Belanja & Kuliner. 

Walikota Makassar,Dany Pomanto pada sesi itu turut mengundang pengusaha Spanyol agar ikut berpartisipasi pada Makassar International Festivals and Forum di Makassar, yang diadakan pada September mendatang. 

Promosi kuliner Makassar juga digelar dalam format "buffet lunch di Restoran El Jardin, Minggu yang dapat dinikmati tamu dan pelanggan Hotel Intercontinental Madrid.

0 komentar:

Posting Komentar